Wisata Magelang: Pengalaman dan Review VW Tour Borobudur, Apakah Worth It?

Gimana rasanya cobain wisata VW Tour Borobudur yang ada di Magelang? Kira-kira seberapa worth it kah wisata ini? Simak di artikel ini yuk!
Share this post!

Penasaran gimana rasanya cobain wisata VW Tour Borobudur yang ada di Magelang? kira-kira seberapa worth it kah wisata ini? Simak di artikel ini yuk!

Sekitar awal bulan desember tahun lalu (2023), aku dan keluarga memutuskan untuk berlibur ke Jogja. Pada saat itu, kami pun berencana untuk mencoba wisata Tour VW Borobudur yang ada di Magelang pada hari ke-2 liburan kami.

Di hari kedua liburan, kami pun berangkat selepas menyantap sarapan  di hotel, sekitar jam 7an. Nah, pendramaan dimulai dari sini. Simak artikel ini sampai selesai untuk tau review lengkapnya, ya!😝

VW Tour Borobudur

VW Tour Borobudur merupakan salah satu sarana wisata yang ada di sekitar Candi Borobudur, Magelang. Dengan mengendarai mobil VW klasik (VW Safari), kamu sebagai wisatawan akan diajak keliling ke berbagai destinasi yang ada di sekitar area Candi. 

Ada berbagai paket tour dan destinasi yang bisa temen-temen pilih, mulai dari sunrise point, tempat-tempat bersejarah, berbagai UMKM, dan masih banyak lagi. Durasi tour nya pun berbeda-beda tergantung paket mana yang kamu pilih. Pilihan paket dan destinasinya akan aku cantumkan secara rinci di bawah yaa😉

Paket Tour dan Pilihan Destinasi

Wisata Magelang: Pengalaman dan Review VW Tour Borobudur, Apakah Worth It? - Candi Borobudur

Paket Tour dan Pilihan Destinasi

Sebenarnya, ada banyak vendor wisata yang menyediakan VW Tour Borobudur ini, temen-temen bisa mencarinya di Instagram ataupun Google. Berdasarkan hasil risetku dari 2 vendor, pada intinya mereka menyajikan paket tour dengan durasi yang mirip-mirip dan destinasi wisata yang sama persis. Perbedaan dari kedua vendor ini ada di harga serta fasilitasnya.

Kalau temen-temen memilih vendor besar (misalnya dengan followers instagram yang banyak), otomatis harganya akan lebih mahal dengan vendor kecil. Vendor besar tentunya akan lebih terpercaya, menyediakan unit VW yang banyak, dan ada testimoni yang bisa kamu lihat di instagram mereka.

Sebaliknya, vendor kecil, meskipun memasang harga lebih murah, namun kamu punya peluang untuk tertipu dari sistem mereka ataupun kualitas yang merek punya. Kalau temen-temen mau pilih vendor kecil, pilih yang bisa lihat langsung ke basecamp-nya yaa😉

Mari kita balik lagi ke topik..🙈

Dari dua vendor yang aku tanyakan pada saat itu, mereka menyediakan berbagai paket dengan durasi yang berbeda-beda. Ada paket reguler, short, medium, long, dan full day (one day). 

Disclaimer: perlu temen-temen inget bahwa setiap vendor punya harganya masing-masing. Jadi, disini aku hanya akan merangkum informasi dari 2 vendor yang aku tanya aja yaa..

Oia, harga yang aku cantumkan sudah termasuk driver dengan kapasitas VW maksimal 5 orang (termasuk driver), bensin, dan sudah termasuk tour jalan-jalan di desa sekitar candi. Belum termasuk tiket masuk ataupun tiket parkir yaa😁

Pilihan Paket dan Harga VW Tour Borobudur

  1. Paket Reguler Trip
    Paket ini berdurasi hanya 1 jam dengan 1 kunjungan edukasi. Dengan estimasi harga Rp200.000/unit. Paket ini sayangnya hanya aku temukan di salah satu vendor saja.
  2. Paket Short Trip
    Paket ini berdurasi 2 jam dengan  1 kunjungan wisata + 1 Edukasi. Dengan estimasi harga Rp400.00~Rp450.000/unit.
  3. Paket Medium Trip
    Paket ini berdurasi 3 jam dengan 2 kunjungan wisata + 1 Edukasi. Dengan estimasi harga Rp550.000~Rp650.000/unit.
  4. Paket Long Trip
    Paket ini berdurasi 4 jam perjalanan dengan total 4 kunjungan (bebas pilih kunjungan wisata ataupun edukasi). Dengan estimasi harga Rp750.000/unit. Paket ini sayangnya hanya aku temukan di salah satu vendor saja. 
  5. Paket One Day (Full Day)
    Paket ini berdurasi 7 jam perjalanan dengan total 5 kunjungan (bebas pilih kunjungan wisata ataupun edukasi). Dengan estimasi harga Rp1.200.000/unit. Paket ini sayangnya hanya aku temukan di salah satu vendor saja. 
  6. Paket Sunrise Trip
    Paket ini berdurasi 3,5 jam dengan mengunjungi Sunrise Punthuk Setumbu (sudah termasuk tiket) dan 2 kunjungan edukasi. Di salah satu vendor, mereka menyediakan layanan antar jemput dari hotel sekitar Borobudur. Dengan estimasi harga Rp600.000~Rp800.000
Baca Juga  Stone Garden Citatah: Tempat Healing Seru dan Ekstrim!

Pilihan Destinasi VW Tour Borobudur

Destinasi pada tour vw ini terbagi menjadi 2, yaitu kunjungan wisata dan kunjungan edukasi. Kunjungan wisata yang mereka tawarkan terdiri dari Candi Borobudur, Candi Pawon, Taman Kelinci, Watu Putih, Svargabumi, Junk Yard, Punthuk Setumbu, Gereja Ayam, dan Rumah Kamera.

Kunjungan wisata ini dikenakan harga tiket yang berbeda-beda. Jadi, pastikan bahwa kamu bawa uang lebih untuk masuk ke destinasi wisata yang dipilih. 💸

Sedangkan kunjungan edukasi yang mereka tawarkan, terdiri dari Seni Batik, Seni Tari, Seni Gamelan, Seni Lukisan, peternakan susu kambing Etawa, pembuatan kopi Luwak, Rikrok, Kerajinan Gerabah, Kerajinan Patung, penangkaran lebah madu, pembuatan kripik jamur, pembuatan gula aren, dan pembuatan rengginang.

Kunjungan edukasi ini hanya dikenakan biaya jika kamu ingin membeli produk (UMKM) mereka.

Pengalaman Ikut VW Tour Borobudur 

Wisata Magelang: Pengalaman dan Review VW Tour Borobudur, Apakah Worth It? - Pemandangan Bukit Menoreh

Pengalaman Ikut VW Tour Borobudur 

Pada awal bulan desember tahun lalu (2023), aku dan keluarga berlibur ke Jogja. Di hari kedua liburan, kami memutuskan secara spontan (uhuy🤪) untuk mencoba VW Tour Borobudur ini. Karena kami menginap di Jogja, jadi kami berangkat ke Magelang setelah selesai sarapan di Hotel. Sayang kan kalau gak sarapan di hotel ehehe..😛

Nah, keputusan yang spontan dan berangkat setelah sarapan ini menurutku jangan temen-temen tiru kalau kalian menginap di Jogja. Karena jarak dari Jogja ke Magelang cukup memakan waktu yang lama, yaitu sekitar 1-2 jam.

Anggapannya, setelah sarapan, misalnya berangkat jam 7an dan baru akan sampai basecamp VW-nya sekitar jam 9an. Seperti yang kita semua tau, bahwa jam-jam segitu tuh matahari udah mulai panas dan terik banget.

Sesampainya di basecamp VW, Alhamdulillah mobil mereka masih tersedia 2 lagi. Sisanya udah pada jalan dari pagi (katanya). Nah, salah satu dari gak enaknya spontan adalah kamu belum tentu dapet unitnya. Bisa aja pas kamu sampai disana, semua mobilnya lagi terpakai. Jadi ya… untung-untungan juga 😅.

Saat itu, kami memilih paket Medium Tour dengan total durasi 3 jam perjalanan dan 3 kunjungan objek wisata. Destinasi yang kami pilih yaitu kerajinan batik, pembuatan regginang, dan penangkaran lebah madu. Hmm… kalau temen-temen bingung kenapa kami memilih 3 destinasi edukasi semua…

Alasannya.. karena keluargaku bukan tipikal yang suka selfie dan foto2, tapi lebih suka alam🙈. Jadi, dari sekian banyak objek wisata, yang buat kami tertarik hanya Svargabumi, Punthuk Setumbu, dan Watu Putih.

Nah, sayangnya waktu itu drivernya bilang kalau Punthuk Setumbu dan Watu Putih bagusnya kalau pagi atau sore. Sementara itu, Svargabumi gak direkomendasiin karena padinya masih pendek. Ya.. memang belum rezekinya aja hehehe 🤭

Basecamp & Spot Foto Bukit Menoreh

Perjalanan kami dimulai dari Basecamp VW salah satu vendor. Setelah berdiskusi mengenai objek wisata dengan driver, kami pun memulai trip ini.

Tempat pemberhentian pertama, yaitu lapangan besar dengan latar bukit menoreh. Kata drivernya, tempat ini wajib dikunjungi karena sebagai tempat kumpulnya komunitas VW Borobudur. Jadi, disini temen-temen akan melihat banyak mobil VW (dengan tipe yang sama) parkir berjejer.

Kerajinan Batik

Tempat pemberhentian kami yang kedua, yaitu kerajinan batik. Disini, temen-temen bisa mencoba untuk membatik sebuah sapu tangan. Tentu saja, kamu perlu bayar lagi. Kalau aku gak salah, 1 kain harganya Rp30.000. Temen-temen bisa memilih pola batiknya terlebih dahulu, kemudian memberikannya pada karyawan disana untuk disiapkan tempat kamu membatik.

Baca Juga  Review Go Steak: Crispy Steak Enak di Antapani, Bandung!

Setelah pola nya tertutup oleh lilin (malam), karyawan disana akan bantu memproses kain-mu dengan merebusnya lalu mencelupkannua pada pewarna tekstil.

Pengalaman disini lumayan seru! Tapi, mungkin lebih cocok untuk temen-temen yang bawa anak kecil, sih. Karena beberapa menit setelah aku selesai membatik, datanglah rombongan anak TK yang mau membatik juga. Ya… ada aja sih malunya wkwkwk🤣😅

Setelah puas membatik, kami pun lanjut ke destinasi berikutnya. Oia, selama perjalanan antar satu objek dengan objek lainnya, kamu akan menikmati pemandangan desa yang gak kalah cantik, lho. Kamu bisa liat bukit menoreh dan gunung-gunung lainnya selama perjalanan di mobil VW.

Pembuatan Oleh-oleh Rengginang

Lalu, tibalah kami di tempat pemberhentian ketiga, yaitu tempat pembuatan oleh-oleh rengginang.

Disini, temen-temen bisa mencoba untuk membuat rengginang bersama karyawannya secara gratis. Selain membuat rengginang, kamu juga bisa mencicipi tester dari oleh-oleh lainnya yang mereka sediakan di meja. Ada teh anget (asli buatan mereka) yang juga bisa kamu cobain sepuasnya. 

Bisa aku pastikan, kalau temen-temen kesini, kamu akan pulang satu plastik besar berisi oleh-oleh mereka, yang artinya ngeborong (pengalaman ahahah)🙈.

Oleh-oleh yang mereka jual juga banyak macamnya dan enaakk semuaaa. Jadi, biar tau rasanya, kamu bisa cobain tester yang mereka sediain sebelum membeli yaakk!🤭

Penangkaran Lebah Madu

Setelah borong oleh-oleh lumayan banyak, kami pun lanjut ke tempat penangkaran lebah madu.

Disini.. ya.. sesuai namanya, kita cuman liatin sarang lebah aja😬. Nantinya ada karyawannya yang menjelaskan tentang jenis lebah madu yang ada disana, bagaimana proses mereka membuat sarang, dan ilmu-ilmu tentang lebah lainnya.

Mereka juga menjual madu yang bisa temen-temen cicip dulu sebelum membeli. Enak juga kok madunyaa🤤

Setelah darisana, karena sudah mengunjungi 3 destinasi dan waktu menunjukkan pukul 11-an, maka kami pun lanjut perjalanan pulang ke basecamp. Dan itulah akhir dari trip VW Tour Borobudur ini..

Review VW Tour Borobudur

Berdasarkan pengalamanku ini, aku bisa kasih rating 7,5/10 untuk trip VW Tour Borobudur ini.

Kalau ditanya mau cobain lagi atau enggak, mungkin menurutku cukup satu kali aja. Karena sebenarnya tempat-tempat yang dikunjungi tadi juga bisa kita kunjungi menggunakan mobil pribadi, lebih hemat kan..🤔

Pengalaman naik VW ini akan jauh lebih baik jika temen-temen mulai tour pagi (misalnya jam 6 atau 7) atau sore menjelang sunset. Pemandangannya akan jauh lebih indah berkali-kali lipat, percaya deh! 😌

Selain itu, cuaca selama tour juga akan lebih adem untuk dinikmati. Pokoknya sebisa mungkin jangan mulai tour ke arah siang, puanasss polll!!🥵

Selain pemilihan jam, jika kamu mau ke Svargabumi atau menikmati pemandangan sawah yang lebih syahdu, kamu juga perlu memastikan bahwa kamu tidak pergi setelah berlalunya masa panen padi.

Temen-temen bisa telepon pihak vendor untuk menanyakan bagaimana kondisi padi disana biar gak zonk aja pas nyampe sana hehe..

Kesimpulan

Menurutku, pengalaman VW Tour Boborobudur ini kurang worth it kalau temen-temen perginya siang.

Pokoknya mending pilih pagi atau sore aja deh. Overall, pengalamannya seru, kok. Aku mau rekomendasiin temen-temen untuk coba VW Tour Borobudur ini minimal sekali seumur hidup deh. Karena banyak tempat-tempat cantik yang bisa kamu nikmatin kalau perginya pagi atau sore.


Nah, itu dia pengalaman dan review-ku mengenai VW Tour Borobudur. Penasaran mau coba juga? Atau ada yang udah pernah? Boleh banget diskusi di kolom komentar, yuk!😉

Anyway, terima kasih sudah membaca sampai akhir. Semoga artikel ini bisa jadi pertimbangan dan referensimu untuk mencoba VW Tour Borobudur yaa..

Temen-temen boleh banget kontak aku melalui DM @adelahasna untuk bertanya apapun atau mengajak kerjasama. Dengan senang hati akan aku balas secepatnya~

See you on my next post, Bubye!

Share this post!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *