Ini Pengalaman Bekam Pertama Kali, Sebagai Gen Z

Bekam itu katanya sakit tapi banyak manfaatnya, sebenarnya gimana sih pengalaman bekam pertama kali? simak pengalamanku di artikel ini, yuk!

Share this post!

Bekam itu katanya sakit, katanya banyak manfaatnya, tapi sebenarnya gimana sih pengalaman bekam pertama kalinya? simak pengalamanku di artikel ini, yuk!

Anyway, selamat memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan teman-teman online-ku! Semoga kita semua dimudahkan dan diberikan kekuatan untuk bisa memaksimalkan ibadah di bulan yang spesial ini ya, Aamiin..🙂‍↕️

Oia, ngomong-ngomong soal bekam, sesuai judul artikelnya, yaps di artikel ini aku mau cerita gimana rasanya pertama kali cobain bekam. 

Sebelum teman-teman menduga yang aneh-aneh, izinkan aku mengklarifikasi dulu ya. Keputusan-ku untuk mencoba bekam ini karena murni PENASARAN  pengen nyobain, bukan karena ada keluhan di badanku. Hehe, Alhamdulillah masih dikasih kesehatan oleh Allah 😬🫰🏻

Bekam juga merupakan salah satu sunnah Rasulullah ﷺ ya teman-teman, jadi kalaupun gak ada keluhan boleh banget kok nyobain😉

Cerita Pengalaman Bekam Pertama Kali

Biasanya stigma di masyarakat bekam itu identik dengan pengobatan untuk orang-orang “sepuh” dengan berbagai keluhan, seperti asam urat, kolesterol dan lain-lain.

Padahal sebenarnya bekam boleh untuk siapapun, lho. Mahasiswa, remaja jompo, generasi sandwich, karjimut, pasutri muda, atau orang dengan usia di atasnya pun boleh kok. 

Disclaimer: Di artikel ini aku nggak akan bahas soal manfaat bekam ya teman-teman, kamu bisa mencarinya di artikel kesehatan lainnya. Disini aku akan ceritain manfaat yang secara pribadi aku rasakan saja, hihi.😬

Gimana sih Prosedur Bekam?

Sebelum masuk ruangan, biasanya di resepsionis kamu akan mengisi detail keluhan pasien dan riwayat kesehatan. Di formulir ini kamu harus mencantumkan detail terkait kondisi kesehatanmu supaya titik bekamnya bisa disesuaikan oleh terapis bekam-nya.

Setelah itu, masuklah kita ke dalam ruangan terapi. Di dalam ruangan, kamu pasti akan menemukan barisan kop bekam yang siap di “tempel” di punggung-mu. Bagi yang pertama kali bekam, mungkin ini akan terlihat sedikit menakutkan, tapi tenang aja gaes🤣 

Prosesi bekam pun dimulai..

Biasanya di awal kamu akan dibikin rileks dulu ototnya, dengan cara dipijat sebentar. Lalu setelah itu lanjut bekam kering selama 1-5 menit.

Tenang aja, bekam kering ini belum ditusuk-tusuk kok, dan gak sakit. Cuman kerasa kalau kulit lagi di tarik ajaa..

Nah, setelah 5 menit, terapis akan ngelepasin kop bekamnya lagi dan mulai ke proses penjaruman. Ini dia proses yang bikin orang-orang “takut” mau nyobain bekam. 

Pada saat bekam pertama kali kemarin, aku memilih bekam 11 titik. Yaitu, titik standar minimal bekam. Belum berani yang banyak karena takut sakit wkwkwk.

Gimana Rasanya Di Bekam Pertama Kali?

Jujur, di beberapa titik memang lumayan kerasa sakit. Misalnya di 2 titik yang paling bawah, yaitu titik yang paling dekat dengan tulang ekor. Aku juga bingung kenapa cuma 2 titik doang yang lumayan kerasa sakit, mungkin karena daging di area itu tipis kali ya? jadi lebih nyess ajaa..😅

Sisanya? ada yang gak sakit sama sekali dan ada juga yang masih bisa ditolerir sakitnya. Yaa.. standar lah kayak “digigt semut”. Tenang aja, jarum nya kecil kok, jadi gak akan sesakit kalau teman-teman suntik vaksin covid kemarin hehehe.

Setelah dibekam kurang lebih 20 menit-an, terapis akan lepas kop bekamnya dan membersihkan darah yang keluar dari badanmu. Setelah itu selesai dehh, simpel kaan❤️

Setelah Bekam, Gimana Rasanya?

Setelah keluar dari ruangan terapi, punggung udah mulai ngerasa ngilu kalau bersentuhan langsung sama baju. Ini antara beneran sakit atau parno akupun tak tau. Yang jelas setelah bekam, aku membatasi gerakan badanku biar gak kerasa ke “gesek” kain baju🤣

Gak ada after effect yang instan kok dari prosesi bekamnya. Bukan yang langsung seger ataupun langsung lemes. Aku lebih concern ke luka punggungnya aja sebenernya wkwkwk

Kamu tau kan kalau punggung ada luka kita bakal gak enak pada saat melakukan apa?
yak betul! pada saat tidur ges! 😭

Malamnya setelah dibekam, aku hanya berani tidur dengan posisi miring ke kanan atau ke kiri. Gak berani posisi telentang karena ngilu banget. Jadi ya kira-kira beginilah posisi tidurku malam itu.

Tapi percayalah, malam itu adalah malam dengan tidur ku yang paling nyenyaaakkkkkkk🤤

Bangun pagi berasa nikmat banget tidurnya meskipun dengan posisi stay di miring kanan atau kiri sampai bangun wkwkwk.

Dan somehow badan kerasa enteng atau ringan banget dan enak di besok paginya. Aku kurang tau ini placebo effect atau bukan, tapi itulah yang aku rasakan. 🤔

Informasi yang Wajib Kamu Tau Sebelum Bekam Pertama Kali

Ada beberapa informasi yang aku dapat dari terapis bekam-ku kemarin yang bisa aku bagikan juga untuk teman-teman yang mau mencoba bekam pertama kali, di bawah ini ya:

  • Bekam harus dalam keadaan fit, jangan dalam kondisi sakit yang parah. Jangan pas demam juga ya gaes, karena takutnya setelah bekam yang ada malah makin lemes.
  • Baiknya jangan dulu makan sebelum bekam, atau kasih jeda minimal 2 jam setelah jam makan sebelumnya. Kalau baru makan, takutnya kamu akan muntah karena posisi badan telungkup saat bekam.
  • Bagi teman-teman yang muslim, disunnahkan untuk bekam pada saat puasa dan di tanggal-tanggal sunnah ya🫰🏻
  • Setelah bekam, tunggu 3-4 jam untuk bisa mandi. Sebelum itu usahakan bekas bekam jangan kena air dulu. Disarankan mandi pakai air hangat yaa
  • Bekas bekam tidak boleh digaruk, tahan-tahanin aja ya ges🙂

Itu dia beberapa informasi yang wajib kamu tau sebelum bekam pertama kali. Dan yang paling penting menurutku adalah wajib proaktif untuk bertanya ke terapis terkait hasil darah bekam yang terkumpul. 

Arti dari segi warna, kekentalan, apakah ada indikasi suatu penyakit, dan lain-lainnya. Dan kalau teman-teman berani, mungkin bisa juga minta diperlihatkan hasil darah kalian yang kekumpul. Atur se-penasaran mungkin pokoknya deh! 🫵🏻🙂‍↕️

Karena kadang ada juga terapis yang infoin kamu seadanya aja karena kita gak nanya-nanya wkwkwkw. Kalau udah kayagini kan jadi menyayangkan kesempatan informasi, siapa tau dari hasil bekam itu terapis punya informasi terkait saran medisnya.

Meskipun memang ada baiknya untuk melakukan konsultasi langsung terkait kondisi darah kalian ke ahlinya (tenaga medis) yah😉

Hehe mungkin itu aja yang bisa aku ceritain di artikel ini. Semoga pengalamanku bekam pertama kali ini bisa meberikan pengetahuan dan manfaat untuk teman-teman yang membaca dan berniat untuk mencoba bekam. 

Anyway, terima kasih semuanya sudah baca artikel ini sampai selesai. Kalau kamu mau tau dimana tempat bekam pertama kali-ku, bisa dm instagram aku di @adelahasna ya! Akan aku infokan detail tempatnya, kalau aku liat sih mereka udah punya banyak cabang kok!

See you on my next post, Bubye!

Share this post!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *