Pengalaman ikut River Cleanup di Bandung

Hai!

Penasaran nggak sih gimana rasanya ikutan bersih-bersih sungai bareng komunitas river clean up yang sempat viral di fyp Tiktok itu? Simak cerita aku disini yuk!

Jadi, tanggal 17 Desember 2022 kemarin, aku sempat ikutan community cleanup yang diadain River Cleanup Indonesia. Waktu itu acaranya di Kampoeng Tjibarani, Bandung.

Foto Semua River Warriors 17 Desember
Source: Dokumentasi Panitia River Cleanup Indonesia

Gimana Cara Ikutannya?

Sedikit info kalau teman-teman juga mau ikutan kegiatan mereka, sering-sering pantau instagram mereka di @rivercleanupindonesia yaa😉. Biasanya, mereka akan buka registrasi 1-2 minggu sebelum acara dan tutup registrasinya saat memang kuota pesertanya sudah memenuhi.

Nantinya, satu hari sebelum kegiatan community cleanup, temen-temen akan dikasih e-mail yang isinya berupa do and dont’s selama acara beserta titik kumpul kegiatannya. Kita juga nanti akan dikasih koordinat google maps yang bisa di-klik untuk memudahkan akses kita ke titik kumpul acara.

Ngapain aja sih acaranya?

Acara waktu itu dimulai jam 8 pagi. Meskipun begitu, aku dan temen-temen lainnya sudah harus ada di titik kumpul sekitar jam 07.30. Sebelum acara dimulai, kita disuruh untuk mampir ke meja front desk (meja registrasi) untuk konfirmasi kedatangan dan pengambilan sarung tangan juga karung. Masing-masing dari kita dikasih sarung tangan warna biru khasnya warna logo River Cleanup hahaha. Satu karung bisa dipake untuk dua orang. Jadi, karung yang kita terima ada 3 (karena kita berenam).

Source: Dokumentasi Panitia River Cleanup Indonesia

Setelah dibagi sarung tangan dan karung, acara dimulai tepat pukul jam 8. Acara dibuka dengan sambutan oleh kang Dea dan panitia-panitia river clean up lainnya. Setelah sambutan, kita juga dibreafing mengenai teknis pada saat cleanup. Dimulai dari jenis sampah apa saja yang bisa kita bersihkan, teknis penanganan beling dan limbah cair, dan hal-hal teknis lainnya. Di acara kemaren, kita juga diinfoin kalau Bandung memang lagi musim hujan dan debit air sungai juga lagi tinggi-tingginya. Jadi, untuk acara kemaren kita hanya dibolehin untuk cleanup di area bantaran sungai dan gak dibolehin untuk masuk ke air karena bakal bahaya banget.

Di Kampoeng Tjibarani, total ada 4 checkpoint yang dibersihkan. Dari semua river warriors (sebutan untuk para peserta cleanup), kita dibagi menjadi 4 kelompok untuk menempati checkpoint masing-masing. Tenang aja, di semua checkpoint, nantinya akan ada river guardian dan sweeper yang akan mantau dan jagain kalian selama aktivitas cleanup. Jadi, gak perlu khawatir!

Setelah briefing dan foto-foto selesai, saatnya cleanup dimulai! Kelompok yang sudah dibagi mulai bergegas jalan ke checkpoint masing-masing dipandu oleh river soldiernya. Saat itu, aku dan teman-teman lainnya milih ke checkpoint 2, yaitu area sungai yang berdekatan dengan lapangan tenis Universitas Maranatha. Selama di perjalanan menuju checkpoint, kita udah mulai boleh bersih-bersih lho. Mulai ambil sampah-sampah plastik dari yang kecil kayak bungkus snack, sampai yang besar-besar.

Source: Dokumentasi Panitia River Cleanup Indonesia

Notes: perlu diinget, temen-temen yang mau ikutan kegiatan clean up jangan lupa pakai sepatu atau alas kaki yang bawahnya gak licin ya. Direkomendasiin sih pakai boot, atau sepatu tracking juga bisa. Pokoknya yang sol bawahnya gak bikin gampang kepleset karena pasti temen-temen bakal jalan di tanah-tanah yang basah dan medan yang cukup curam.

Setelah Clean up ngapain?

Meskipun kegiatan clean upnya berlangsung selama 60 menit, tapi kita-kita sih rasanya gak cape sama sekali wkwkkw. Mungkin karena dibawa enjoy dan ketawa-ketawa jadinya gak kerasa capeknya. Selama cleanup, kita juga cukup kompetitif kayak lagi nyari harta karun, harus bisa lebih banyak ngumpulin sampah dibanding yang lain padahal ya bukan lomba juga sih hehehe.

Setelah clean up selesai, kita akan kumpulin karung-karung yang isinya sampah tadi di Drop Point dan akan ditimbang oleh panitia. Setelah ditimbang, kita akan diarahkan untuk balik lagi ke titik kumpul awal. Disana, kita udah disuguhin sama makanan dan minuman dari UMKM Kampoeng Tjibarani. Ada banyak lho, mulai dari berbagai macam kue basah, gorengan, dan juga bajigur. Kue nya juga enak-enak banget, pas banget buat ngeganjel perut dan ngisi energi lagi setelah bersih-bersih sungai hehehe.

Sumber: Dok. Pribadi

Setelah puas nyemil, acara selanjutnya adalah Community Talk. Di agenda ini, ada banyak pembicara yang sharing tentang lingkungan, komunitas, dan lain sebagainya. Jadi, selain bersih-bersih, kita juga bisa dapet ilmu dari partner-partner yang jadi pembicara di acara river cleanup ini.

Nah, itu dia cerita singkat pengalaman aku ikutan Community Cleanup yang diadain oleh River Clean Up Indonesia. Oia, di bulan Januari ini mereka mau adain event cleanup lagi, lho. Bagi temen-temen yang mau ikutan, jangan lupa pantau terus ig mereka ya!

Segitu dulu deh cerita hari ini, kalau temen-temen punya pertanyaan seputar acara cleanup sungai ini, feel free untuk bertanya di kolom komentar ya. Terima kasih sudah baca sampai akhir, see you on my next post, Bubye!

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *